SKB CPNS 2019 Berpotensi Ditiadakan, Kelulusan Diusulkan Melalui Ranking SKD

By Nandar Soemantri 01 Mei 2020, 14:17:57 WIB Eksekutif
SKB CPNS 2019 Berpotensi Ditiadakan, Kelulusan Diusulkan Melalui Ranking SKD

Ditengah wabah Pandemi Covid 19 ini menyebabkan anggaran pemerintah pusat dan daerah mengalami realokasi dan menyebabkan sejumlah program akan dialihkan untuk penanganan Covid 19. Sehingga mulai muncul usulan dari berbagai daerah agar Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019 untuk ditiadakan, sehingga kelulusannya cukup melalui hasil SKD melalui pemeringkatan.

Seperti yang dikonfirmasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menyebutkan, perangkingan SKD CPNS 2019 menunggu putusan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Menpan-RB).

Kepala BKD Sultra La Ode Mustari menjelaskan, sesuai informasi yang beredar di media sosial bahwa pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS tidak akan digelar. Opsi yang ada, jelas dia, mengusulkan tingkat kelulusan akan dilihat pada seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan nilai tertinggi. Langkah tersebut dilakukan atas dasar pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Kalau SKB tidak dilaksanakan, kita akan rangking. Namun kami masih menunggu putusan resmi dari Menpan-RB,” ungkapnya, saat diwawancarai di Aula Kantor Gubernur, Selasa (28/4).

Tak hanya itu, usulan agar SKB ditiadakan pun sangat ramai dibicarakan warganet melalui berbagai jejaring media sosial. Meski demikian keputusan akhir tetap ada di tangan Menteri PAN-RB.

Bagi para peserta yang ikut seleksi CPNS 2019 ini diharapkan bersabar menunggu langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah dalam upaya mengisi kekurangan ASN ini. Namun, dengan situasi Pandemi Covid 19, bukan tidak mungkin opsi pembatalan SKB ini akan terealisasi dikarenakan banyak realokasi anggaran di setiap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk penanganan Covid 19.

Di Pemerintah Provinsi Sultra sendiri pada saat pengumuman SKD beberapa waktu lalu, terdapat 169 orang lulus. "Jadi, jumlahnya 169 lulus SKD yang akan seleksi ikut SKB saat itu. Dari 62 kuota hanya kuota yang akan diperebutkan, yang ikut seleksi 61 orang karena 1 kuota dokter gigi tidak ada peminat,” pungkas La Ode. (soe)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment