Pemprov Papua Berlakukan Pembatasan Sosial

By Ismi Akbar 26 Mar 2020, 17:02:42 WIB DPD RI
Pemprov Papua Berlakukan Pembatasan Sosial

Keterangan Gambar : Anggota DPD RI Otopianus Petrus Tebai


Menyusul wabah virus korona yang penyebarannya sangat cepat, Pemerintah Provinsi Papua memberlakukan pembatasan sosial selama 14 hari. Pemberlakuan itu mulai 26 Maret sampai dengan 9 April 2020.

Anggota DPD RI asal Papua Otopianus Petrus Tebai membenarkan isu pembatasan sosial ini kepada ParlemenOne, Kamis (26/3/2020). Pemprov Papua tidak mengambil langkah lockdown. Cukup pembatasan sosial atau social distancing seperti banyak diserukan di berbagai wilayah. Dengan pembatasan sosial ini, ada jadwal tersendiri bagi masyarakat Papua untuk pergi ke pasar dan lain-lain.

"Saya selaku senator dari Papua membenarkan isu tersebut. Selama masa pembatasan sosial sebaiknya tidak datang ke Papua," seru Oto. Mobilitas orang baik lewat udara maupun laut dibatasi. Namun, mobilitas barang tetap berjalan seperti biasa. "Ini harus diketahui publik terkait kebijakan Pemprov Papua. Saya senator Papua mendukung dalam pencegahan virus korona yang dilakukan Pemprov Papua," akunya.

Dia juga mengimbau kepada seluruh rakyat di Tanah Papua agar mengikuti kampanye Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Pemprov Papua. Ini penting supaya Covid 19 tak menyebar luas di Tanah Papua. Sementara otoritas kesehatan setempat mengungkapkan, rumah sakit di Papua saat ini belum mampu mengatasi virus korona. Tidak saja tenaga medisnya yang terbatas, tapi alat lesehatannya juga tak memadai.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment